Mencicipi Jeruk Kisar

Mencicipi Jeruk dari Pulau Kisar

 

Sebagai orang yang sangat menggemari buah-buahan, maka kemanapun pergi, saya pasti akan mencari tahu ada buah apa yang khas di sana. Syukur-syukur sedang musim buah tersebut di sana ketika saya datang. Saya pasti mencarinya. Dan kalau sudah dapat, maka pasti saya segera merasakan nikmatnya makan buah tersebut. Kalau perlu, sampai sepuas-puasnya.

Begitu juga ketika saya berkesempakatan berkunjung ke Pulau Kisar, sebuah pulau terluar Indonesia yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, beberapa waktu lalu. Sejak di perjalanan dengan menggunakan kapal Pelni KM Pangrango dari Kupang, saya dapat info kalau yang khas dari Pulau Kisar adalah buah Jeruk.

Saya sempat tidak percaya kalau jeruk bisa tumbuh di Pulau Kisar. Pasalnya, buah jeruk biasanya tumbuh di datararan tinggi. Misalkan saja jeruk Berastagi, Jeruk Pontianak, atau jeruk dari daerah lain di Indonesia. Sedangkan Kisar adalah sebuah pulau kecil dan terbentuk dari batu karang. Udaranya juga panas sehingga apa benar pohon jeruk bisa tumbuh di sana. Apalagi, bisa berbuah. Mmmm…

Pulau Kisar terletak di sebelah Selatan provinsi Maluku, dan sangat dekat dengan negara Timor Leste. Bahkan, daratan negara Ramos Horta itu masih terlihat dari salah satu ujung pulau ini. Menurut warga di pulau ini, hanya butuh setengah jam perjalanan dengan kapal kecil ke Timor Leste. Karena itu, dulunya banyak hasil bumi Pulau Kisar yang dipasarkan ke negara bekas provinsi ke-33 Indonesia itu. Salah satunya ya jeruk.

Keraguan saya akhirnya terjawab ketika saya berkunjung ke satu-satunya pasar yang ada di Pulau Kisar. Banyak ibu-ibu yang menjual jeruk khas Pulau Kisar di sana. Harganya juga relatif murah, hanya Rp 5.000 untuk empat buah. Kalau beli banyak tentu bisa lebih murah lagi.

Bentuk jeruk Kisar ini lebih besar dari jeruk kebanyakan dari daerah lain. Warnanya kebanyakan hijau atau hijau kekuning-kuningan. Bentuk dagingnya seperti mirip jeruk Bali. Begitu juga dengan rasanya yang menurut saya juga mirip dengan jeruk Bali, tidak terlalu manis tapi tidak asam juga. Airnya juga banyak dan sangat menyegarkan bisa dimakan ketika sedang terik.

Akhirnya, saya pun membawa jeruk Kisar sebagai oleh-oleh ke Jakarta.

Maaf, saya tidak sempat membagikannya kepada Anda. Namun, saya akan membagi foto-foto jeruk Kisar ini kepada Anda semua. Ini dia beberapa foto yang berhasil saya jepret….







Sumber: Mencicipi Jeruk dari Pulau Kisar

Incoming search terms:

  • foto ladang pertanian jeruk
  • foto makanan has maluku
  • Makanan khas daerah maluku barat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>